Nama
saya adalah Ahmad Rindoan, atau biasa dipanggil Ahmad atau Mad. Saya berasal
dari Dukuh Kaligawe, Desa Sidoarum, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa
Tengah. Sebuah desa yang terletak di pinggir Sungai Silugangga, yang bermuara
di Laut Jawa, tepatnya di Laut Juwana. Saya merupakan anak kedua dari dua
bersaudara. Saya mempunyai kakak perempuan, Sri Purwanti namanya. Selisih umur
kami cuman 2 tahun. saya lahir di tahun 1990, sedangkan Mbak Pur (panggilan
kakak saya) lahir di tahun 1988. Orang tua saya sangat patuh dengan program
pemerintah, yakni ikut program KB “Dua Anak Lebih Baik”.
Kedua
orang tua saya, Alhamdulillah masih hidup dan sehat wal’afiat. Pekerjaan
sehari-hari Bapak-Ibu saya hanya seorang buruh tani, yang bekerja di
sawah/kebun milik orang lain. Bapak atau Ibu tidak punya sawah sendiri. Bapak
dan Ibu saya kerja serabutan sebagai buruh atau pekerja di tempat orang. Dan
jika tidak ada yang minta tolong kerja, beliau berdua mencari rumpu di sawah
untuk pakan sapi. Alhamdulillah,kami punya ternak sapi di rumah. Ternak
merupakan barang berharga bagikeluarga saya dan sebagai tabungan.
Saya
menyelesaikan pendidikan SMA di SMA N 1 Jakenan, satu-satunya SMA di kecamatan
saya. Sebenarnya saya bisa dan sanggup untuk masuk ke SMA N 1 Pati, SMA favorit
di Kabupaten Pati yang letaknya di tengah kota kabupaten. Namun, karena faktor
biaya dan jarak yang tidak memungkinkan, maka saya memutuskan untuk bersekolah
di SMA kecamatan saja. Selama belajar di SMA, saya naik sepeda onthel dengan
jarak 10 km dari rumah. Kadang iri melihat teman yang memakai motor ketika ke
sekolah. Namun, apa boleh buat. Menuntut orang tua untuk membelikan motor pun
tidak mungkin. Jangankan beli motor, untuk biaya sekolah SMA saja sudah cukup,
saya sangat bersyukur. Alhamdulillah…selama di SMA saya mendapatkan peringkat 1
paralel berturut-turut, mulai dari kelas X sampai kelas XII IPA sehingga saya
mendapat beasiswa Sampoerna sampai lulus SMA. Beasiswa tersebut saya gunakan
untuk membayar biaya sekolah dan beli buku-buku pelajaran sehingga meringankan
beban orang tua saya.
Setelah
lulus SMA (tahun 2008), saya berniat untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang
ada ikatan kedinasannya. Mengingat biaya yang serba terbatas. Namun,
keberuntungan belum berpihak pada saya sehingga saya tidak diterima. Ada niat
untuk mencoba ikut seleksi masuk PTN. Karena keterbatasan biaya, saya
memutuskan untuk berhenti satu tahun saja. Lagipula uang hasil berjualan sapi,
digunakan oleh Kakak dulu untuk biaya kuliahnya di Bogor. Selama satu tahun
tersebut, saya berusaha untuk membantu pekerjaan Bapak-Ibu di rumah, mulai dari
membersihkan rumah, kandang sapi, ngrumput, dan sebagainya. Tidak lupa, saya
mereview dan mempelajari kembali pelajaran SMA agar tidak lupa. Karena saya
masih mempunyai tekad kuat untuk bisa melanjutkan ke PTN.
Bulan
April 2009, saya mencoba untuk masuk UGM melalui Ujian Tulis (UTUL) dengan
menilih jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan pada waktu itu. Alhmadulillah, saya
keterima juga dengan beasiswa SPMA Rp 0,00 sehingga sangat meringankan bagi
kedua orang tuaku. Ketika datang ke Yogyakarta, saya di kasih uang oleh Bapak
sebesar lima juta rupiah, separuh dari uang penjualan sapi dan separuhnya lagi
untuk beli sapi kembali. Uang tersebut saya gunakan untuk bayar kost, makan,
beli buku, dan keperluan lain selama kuliah. Alhamdulillah, saya dapat kost
yang murah. 1,3 juta rupiah per tahun pada waktu itu dengan fasilitas seadanya.
Kamar kosong, tanpa ada meja, kursi, ataupun lemari pakaian. Lantainya
beralaskan perlak dan plester, belum dikeramik. Itu sudah sangat nyaman untuk
saya tinggal. Dan mulai di Jogja sampai sekarang pun, saya tidak pernah di
kirim uang oleh Bapak-Ibu. Soalnya beliau berdua tidak punya rekening bank
untuk mengirim uang. Pesan beliau, kalau butuh uang supaya pulang ke rumah
saja. Namun, saya sering tak tega minta uang ke Beliau berdua karena tanpa saya
sadari ketika saya pulang ke rumah di Pati, Bapak selalu pergi ke tempat
gilingan padi untuk menjual gabah hasil ngasak
gabah Ibu di sawah ketika musim panen tiba. Kalau tidak itu, Bapak pinjam
uang tetangga sebelah. Saya tahu perasaan mereka, anaknya pulang pasti akan
mencari-cari sesuatu untuk dikasihkan ke anaknya. Oleh karena itu, saya jarang
pulang dan bertekad untuk mendapatkan beasiswa.
Alhamdulillah,
saya secara rutin dapat beasiswa PPA sejak semester awal sampai semester tujuh
dan Bea Tunjangan Hidup RZIS dari semester 4 sampai sekarang ini. Di semester 8
ini, saya hanya dapat Beasiswa PHT RZIS saja. PPA telat mendaftar, karena ada
Praktek Jurusan (PKL) pada saat periode pendaftaran kemarin. Semester 8 ini
saya akan fokus untuk menyelesaikan skripsi saya, biayanya saya serahkan kepada
Allah SWT. Allah pasti akan membantu dari arah yang tidak disangka-sangka.
Amin…J
Sekarang
saya tinggal sebagai jamesbon alias
jaga masjid dan kebon di Masjid Nurul Barokah, Jakal Km 5 Gang Sitisonya No. 70
Barek-Kocoran, Sleman. Sebelumnya, saya ngekost di daerah Klebengan selama 2
tahun. Alhamdulillah, dengan jadi marbot atau jamesbon, saya menjadi lebih dekat
dengan masjid dan lebih hemat.
Tekad
saya, saya hurus segara LULUS dari Fakultas Kehutanan dan segera BEKERJA.
Bekerja di Bidang Kehutanan atau bidang lain yang itu halal dan berkah. Mimpi
saya, saya ingin menjadi Peneliti yang Profesional di Bidang Kehutanan atau
bergabung di PUSLITBANG Kemenhut atau menjadi PNS di Dirjen Pajak Kemenkeu
untuk berjuang menagih pajak bagi para perusahaan HPH-HPH yang mengemplang
pajak. Setelah itu, saya ingin meng”istirahatkan” kedua orang tua saya agar
tidak bekerja keras lagi dan tinggal duduk-duduk santai menikmanti masa tuanya
sambil menimang cucu-cucunya di rumah. Saya sangat berhutang budi kepada beliau
berdua. Karena jerih payah dan pengorbanan beliau berdualah yang telah
mengantarkan saya sampai sekarang ini. “Maturnuwun
Bapak-Ibu, sungkem bekti kula katur kunjuk dhumateng panjenengan sekalian.”
Pada suatu saat nanti, saya ingin memberangkatkan beliau berdua menunaikan
rukun Islam kelima, pergi haji ke Baitullah. Kabulkanlah doa dan hajat hamba
ini Ya Allah, Amin Ya Rabbal’alamin…J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar